folkkonoha – Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video unik yang memperlihatkan seorang petani terbang menggunakan drone di kawasan perkebunan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam video yang beredar luas di TikTok, Instagram, hingga berbagai platform lainnya, pria tersebut tampak berdiri di atas sebuah drone berukuran besar sambil melayang di udara layaknya sedang menggunakan kendaraan pribadi.
Narasi yang menyertai video menyebutkan bahwa petani tersebut memanfaatkan drone sebagai alat transportasi untuk pulang pergi dari kebun. Bahkan disebutkan drone mampu membawa penumpang menempuh jarak sekitar 1 hingga 1,5 kilometer dengan ketinggian belasan meter di atas permukaan tanah. Tak heran, tayangan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memicu berbagai komentar, mulai dari rasa kagum hingga mempertanyakan aspek keselamatannya.
Namun, setelah ditelusuri, fakta di balik video viral tersebut ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan narasi yang beredar.
Video Viral Direkam di Perkebunan Petani diTuban
Video tersebut diketahui direkam di kawasan perkebunan di wilayah Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, seorang pria tampak berdiri di atas drone modifikasi sambil memegang ponsel untuk merekam momen saat dirinya mengudara.
Drone tersebut mampu mengangkat tubuh pria dengan bobot sekitar 60 hingga 70 kilogram hingga belasan meter dari tanah. Dari sudut pengambilan gambar, aksi itu memang terlihat seperti seseorang yang sedang menggunakan drone sebagai kendaraan pribadi menuju kebun.
Tak butuh waktu lama, video itu pun menyebar luas dan menjadi perbincangan di media sosial. Banyak pengguna internet menganggap teknologi tersebut merupakan inovasi baru di bidang pertanian Indonesia.
Ternyata Hanya Konten Media Sosial
Di balik viralnya video tersebut, muncul klarifikasi dari pihak yang mengunggah rekaman tersebut.
Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto, mengungkapkan bahwa aksi petani yang terbang menggunakan drone hanyalah konten media sosial yang dibuat untuk hiburan sekaligus menarik perhatian pengguna internet.
Menurutnya, tidak ada aktivitas operasional pertanian yang menggunakan drone untuk mengangkut manusia. Aksi tersebut dilakukan hanya sebagai percobaan untuk mengetahui apakah drone mampu mengangkat beban seorang pekerja.
Ia menjelaskan bahwa sosok yang terlihat terbang dalam video merupakan kepala area perkebunan sekaligus mitra kerjanya. Meski drone memang berhasil mengangkat tubuh pekerja tersebut, aktivitas tersebut bukan prosedur kerja dan tidak diperbolehkan dijadikan sarana transportasi bagi para petani.
Drone Sebenarnya Digunakan untuk Operasional Pertanian
Meski video tersebut hanyalah konten, drone yang digunakan memang benar-benar beroperasi di area perkebunan.
Budianto menjelaskan bahwa drone tersebut merupakan hasil modifikasi dari drone pertanian berkapasitas sekitar 150 liter. Fungsi utamanya bukan untuk mengangkut orang, melainkan membantu proses distribusi logistik di lahan perkebunan.
Drone dimanfaatkan untuk membawa bibit tanaman, pupuk, pestisida, hingga nantinya hasil panen dari area yang sulit dijangkau kendaraan biasa. Selain itu, drone juga digunakan untuk penyemprotan pupuk cair dan pestisida agar proses perawatan tanaman menjadi lebih cepat dan efisien.
Pemanfaatan teknologi seperti ini dinilai mampu menghemat tenaga kerja sekaligus mempercepat aktivitas di lahan yang memiliki medan berat.
Medan Perkebunan Jadi Alasan Pemanfaatan Drone
Penggunaan drone di perkebunan tersebut bukan tanpa alasan.
Lokasi perkebunan berada di kawasan pesisir yang memiliki kondisi tanah berlumpur sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat cukup sulit melintas, terutama setelah hujan.
Karena itu, perusahaan mencari alternatif untuk memindahkan berbagai kebutuhan operasional menuju area tanam. Dibanding menggunakan kendaraan konvensional atau alat berat yang membutuhkan biaya lebih besar, drone pertanian dinilai menjadi solusi yang lebih praktis untuk mengangkut logistik.
Namun, solusi tersebut hanya berlaku untuk barang, bukan manusia. Pihak perusahaan menegaskan bahwa drone tidak pernah dirancang maupun dioperasikan sebagai alat transportasi pekerja.
Warganet Terhibur Sekaligus Kagum
Walaupun akhirnya diketahui hanya sebagai konten, video tersebut tetap berhasil mencuri perhatian jutaan pengguna media sosial.
Banyak warganet mengaku kagum melihat kemampuan drone pertanian mengangkat beban manusia. Sebagian bahkan bercanda bahwa kemacetan di jalan bisa diatasi apabila teknologi seperti itu benar-benar dikembangkan untuk transportasi.
Di sisi lain, tidak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya keselamatan kerja. Menggunakan drone untuk mengangkut manusia tanpa standar keamanan yang memadai tentu memiliki risiko tinggi dan tidak sesuai dengan fungsi asli perangkat tersebut.
Perdebatan di kolom komentar pun semakin membuat video tersebut viral di berbagai platform digital.
Teknologi Drone Memang Semakin Penting di Dunia Pertanian
Terlepas dari konten viral tersebut, penggunaan drone dalam sektor pertanian memang terus berkembang, termasuk di Indonesia.
Drone kini banyak dimanfaatkan untuk menyemprot pestisida, menyebarkan pupuk, memantau kondisi tanaman, hingga membuat pemetaan lahan secara lebih akurat. Teknologi ini mampu menghemat waktu, mengurangi penggunaan tenaga kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi.
Di Kabupaten Tuban sendiri, berbagai program modernisasi pertanian juga mulai memperkenalkan penggunaan drone kepada kelompok tani melalui pelatihan operator bersertifikat. Langkah tersebut bertujuan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara aman dan tepat sasaran dalam mendukung produktivitas pertanian.

Meski terlihat menarik, aksi mengangkat manusia menggunakan drone seperti dalam video viral tersebut tidak disarankan untuk ditiru.
Drone pertanian dirancang khusus untuk membawa cairan, pupuk, atau muatan sesuai spesifikasi teknisnya. Menggunakannya untuk mengangkut manusia dapat menimbulkan risiko kecelakaan serius apabila terjadi gangguan pada sistem penerbangan atau kapasitas angkut terlampaui.
Karena itu, pihak pembuat video sendiri telah memberikan klarifikasi bahwa aksi tersebut hanya dilakukan sebagai konten dan bukan praktik operasional sehari-hari di perkebunan.
Video viral petani di Tuban ini akhirnya menjadi contoh bagaimana sebuah konten kreatif mampu menarik perhatian publik sekaligus membuka diskusi mengenai pemanfaatan teknologi di sektor pertanian. Di balik sensasi yang ditampilkan, pesan penting yang bisa diambil adalah bahwa drone memang memiliki peran besar dalam modernisasi pertanian, tetapi penggunaannya harus tetap sesuai fungsi dan mengutamakan aspek keselamatan.
Referensi
- detikJatim – Viral Petani Pulang-Pergi dari Kebun Terbang Pakai Drone di Tuban. https://www.detik.com/jatim/berita/d-8565413/viral-petani-pulang-pergi-dari-kebun-terbang-pakai-drone-di-tuban
- kumparanNEWS – Cerita Petani di Tuban Terbang Pakai Drone: Cuma Konten, Biasa Buat Angkut Pupuk.
- Suara.com – Dorong Petani Melek Teknologi, Upaya Modernisasi Pertanian di Desa Ngadirejo.
- Metro TV News – Transformasi Digital Pertanian, Petani Desa Ngadirejo Tuban Dilatih Gunakan Drone.